News Manokwari — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan Komisi IX DPR RI menggelar sosialisasi tujuh budaya hidup sehat atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) kepada masyarakat Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (13/11/2025) dan dihadiri puluhan peserta dari berbagai kelompok masyarakat, kader kesehatan, dan tokoh lokal.

Edukasi Kesehatan untuk Perubahan Perilaku
Perwakilan Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes RI, Asep Adam Mutaqin, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi Germas merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
“Sosialisasi ini menjadi sarana efektif untuk mengedukasi masyarakat tentang cara menjaga kesehatan diri dan keluarga melalui kebiasaan positif,” ujar Asep.
Menurut dia, implementasi Germas sangat relevan dengan kondisi kesehatan masyarakat di Papua Barat yang masih menghadapi tantangan pada aspek pola makan, aktivitas fisik, hingga kebiasaan deteksi dini penyakit. Dengan edukasi yang tepat, Asep berharap masyarakat mampu mengubah perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat.
Baca Juga : Marak penculikan, Mendikdasmen imbau sekolah awasi antar jemput siswa
Tujuh Budaya Sehat Jadi Fokus Pembinaan
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan tujuh budaya hidup sehat versi Germas, yakni:
-
Makan sayur dan buah setiap hari
-
Aktif bergerak minimal 30 menit per hari
-
Rutin memeriksa kesehatan secara berkala
-
Menjaga kebersihan lingkungan
-
Tidak merokok
-
Tidak mengonsumsi alkohol
-
Mengelola stres dan tidur cukup
Asep menekankan bahwa ketujuh perilaku tersebut dapat dilakukan tanpa biaya besar, namun berdampak signifikan pada pencegahan penyakit tidak menular.
“Penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan jantung dapat dicegah dengan kebiasaan sederhana. Germas hadir untuk membangun kesadaran itu,” tambahnya.
Komisi IX Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Perwakilan Komisi IX DPR RI yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Manokwari yang aktif mengikuti sosialisasi. Mereka menegaskan komitmen DPR untuk terus mendukung program kesehatan promotif dan preventif di wilayah timur Indonesia.
“Kami ingin Germas bukan hanya slogan, tetapi menjadi gerakan nyata dari masyarakat. Perlu dukungan lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, tokoh agama, dan lembaga pendidikan,” ujar salah satu anggota Komisi IX.







